Mengenal Kelebihan dan Kelemahan Calon Bupati Limapuluh Kota 2016-2021

1.RIZKY (Rifa Yendi - Zulhikmi)

Kelebihan 
Punya kekuatan yang sudah dibangun beberapa tahun lalu oleh Bapak Rifa Yendi dengan aktifitas sosial Beliau ditengah masyarakat. Beliau sudah cukup dikenal di akar rumput sehingga mepunyai elektabilitas yang baik di mata masyarakat, punya kekuatan finansial yang cukup, dan didukung oleh kekuatan pasangannya Bapak Zulhikmi mantan birokrasi yang bergelut di dunia pendidikan serta mendapat dukungan dari unsur PGRI. 

Kelemahan
Tidak memiliki dukungan mesin partai yang solid sehingga pasangan RIZKY harus membentuk tim sendiri /independent, tentunya membutuhkan tenaga serta finansial yang cukup besar. Akan tetapi dianggap sebagai pasangan yang sepi dari issue negatif.

2. ASYIC (Asyirwan Yunus - Ilson Cong)


Kelebihan
Punya kekuatan pada Bapak Asyirwan Yunus sebagai tokoh incumbent (Wakil Bupati Limapuluh Kota saat ini). Bapak Ilson Chong mempunyai pengalaman sebagai anggota legislatif dan tentunya didukung oleh kekuatan mesin partai yang besar di Luak Limopuluah yaitu: Gerindra 5 Kursi dan PAN 3 Kursi, total 8 kursi. Serta didukung finansial yang cukup, juga tentunya dengan elektabilitas cukup tinggi di mata masyarakat Limapuluh Kota

Kelemahan
Salah satu partai yang mendukung masih mempunyai problem internal dalam kepengurusan, sehingga dianggap akan berdampak pada kader-kader yang tidak sejalan di akar rumput sehingga kemungkinan menyebabkan akan ada beberapa kader memindahkan dukungan ke pasangan lain. AY selama memimpin sebagai wabup lima tahun yang kebelakang dianggap tidak terlalu berhasil, sehingga kepemimpinannya pun banyak dipertanyakan di tengah masyarakat, dan dianggap masih terikat kroni dengan penguasa sebelumnya yang dianggap tidak berhasil membangun Luak 50, serta banyak menyisakan kerja yang terbengkalai.

3. AZAN (Azwar Ches Putra - Yunirwan Khatib)

Kelebihan
Dianggap mempunyai kekuatan yang paling solid. Didukung oleh lima partai besar dan menengah dan dikomandani partai terbesar Luak 50: Partai Golkar 6 kursi, Demokrat 5 kursi, Hanura 4 kursi, PKS 2 kursi dan PBB 2 kursi. Total pendukung 19 kursi. Dianggap punya pendukung partai dan kursi paling banyak dan solid, dengan 19 kursi tersebut masing-masingnya akan mudah menggerakkan konsituen mereka di akar rumput, sehingga mesin partai pendukung dan pengusung dianggap paling dahsyat. Mempunyai kekuatan finansial yang paling siap. Sementara pasangan lain masih menunggu keputusan KPU, tim Azan dan pasangan calon sudah mulai melakukan sosialisasi dengan melakukan kunjungan ke beberapa kecamatan. Sudah mempunyai banyak posko pemenangan di beberapa tempat di beberapa kecamatan, Bapak Azwar CP sebagai politisi Golkar yang berpengalaman dan pernah menjabat sebagai anggota DPR RI Riau, serta kedekatan beliau dengan tokoh-tokoh nasional, didukung oleh pasangannya Bapak Yunirwan Khatib seorang birokrat yang sudah sangat berpengalaman dan memegang jabatan strategis di Luak 50.

Kelemahan
Dengan besarnya dukungan financial sangat rentan dengan issue "money politik" dan "mahar politik", serta status yang pernah disandang sebagai "mantan koruptor" menjadi issue yang sangat rentan untuk selalu dipermasalahkan oleh tim-tim lawan untuk membuat masyarakat terpengaruh. Issue ini sangat sensitif dan bisa menjadi konsumsi yang akan membuat paslon lemah. Untuk saat ini tingkat elektabilitas paslon ini dianggap paling kecil di mata masyarakat karena paslon ini diangap muncul tiba-tiba dan belum dikenal di masyarakat, sehingga tim harus bekerja keras agar dikenal. Rentan perpecahan partai pendukung karena perbedaan kepentingan dari masing-masing partai yang bisa tejadi di tengah jalan, akibatnya kesolidannya akan terganggu. Anggapan negatif tentang pemberian-pemberian "uang terimakasih" kepada masyarakat mengakibatkan penilaian sebagian masyarakat bahwa suara mereka dibeli, akibatnya masyarakat kurang simpati.

4. IDEAL (Irfendi Arbi - Ferizal Ridwan)

Kelebihan
Didukung oleh koalisi tiga partai pengusung: PKB 2 kursi, PDIP 2 kursi dan PPP 4 kursi, total 8 kursi. Bapak Irfendi Arbi punya jaringan dan pengalaman birokrasi besar di Luak 50 dengan jabatan Beliau sebagai mantan Wakil Bupati Era Amri Darwis dan juga mantan calon bupati 2009 lalu. Hal ini membuat Beliau cukup dikenal pada massa akar rumput, menempatkan Beliau pada tingkat keterpilihan paling tinggi di mata masyarakat, dan seorang teknokrat birokrasi. Sementara pasangannya Buya Ferizal Ridwan punya massa yang cukup besar karena jabatan beliau sebagai ketua DPC PKB Luak 50 yang mempunyai 2 Kursi di legislatif. Kedekatan Buya dengan tokoh nasional dengan bukti berhasilnya Buya mendatangkan tokoh nasional ke Luak 50. Buya Feri sebagai seorang penggerak PDRI, aktivis dan mantan anggota DPRD Luak 50. Dan satu-satunya calon yang diusung dari wilayah selatan yang dianggap militan dan loyal terhadap keterpilihan tokoh asal daerah mereka. Disamping didukung kekuatan mesin dan massa partainya, diprediksi akan meraih mayoritas suara masyarakat selatan.

Kelemahan
Mempunyai kekuatan finansial yang dianggap kecil, kegagalan-kegagalan di masa menjabat sebagai wabup lalu akan menyebabkan sebagian masyarakat yang apriori terhadap kepemimpinan paslon ini di masa mendatang.

Inilah sedikit gambaran tentang 4 pasangan calon yang masih menunggu hasil verifikasi KPU, insyaallah pada 24 Agustus 2015 KPU akan mengumumkan siapa saja pasangan yang lolos menjadi peserta Pilkada serentak Tahap I 2015 

Harapan kita empat pasangan ini lolos dan bisa berlaga sehingga masyarakat punya banyak kandidat untuk menentukan pilihan. Kita serahkan masyarakat memilih yang terbaik diantara mereka Masing-masing tim sukses dan relawan bisa mensosialisasikan dukungannya dengan kesantunan dan etika yang sesuai adat Minangkabau. Silahkan pengaruhi masyarakat dengan komunikasi yang sederhana dan dimengerti. Berikan gambaran visi misi pasangan calon. Jangan lakukan " Money Politik " dan " "Serangan Fajar". Jangan beli suara masyarakat dengan uang, tapi ambillah dukungan suara masyarakat dengan visi misi dan kepiawaian komunikasi yang benar. Harapan kita terpilih pemimpin (Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 ) secara fear, penuh kedamaian dan aman. Akhirnya kita dukung, hormati, dan hargai Bupati dan Wakil Bupati terpilih berdasarkan keputusan KPU nantinya. Wassalam...


Dikutip dari postingan grup facebook FORUM DISKUSI LUAK LIMOPULUAH
(Penulis: Arifi Rasyad Silahudin, Agustus 2015)

0 Response to "Mengenal Kelebihan dan Kelemahan Calon Bupati Limapuluh Kota 2016-2021"

Post a Comment