Andi Arief: Paket Jokowi Permudah Izin Investasi 3 Jam, Namanya "Paket Prostitusi"


POSMETRO INFO - Mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Arief, menyoal “Paket Kebijakan Ekonomi September” yang dikeluarkan Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Secara khusus Andi Arief menyorot Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II, yang salah satunya mempercepat layanan pemberian izin investasi menjadi maksimal 3,5 jam.

“Ada-ada aja, situasi sulit koq jawabannya investasi dipermudah 3 jam,” kecam Andi Arief di akun Twitter ‏@AndiArief_AA.

Tak hanya itu @AndiArief_AA menulis: “Paket tiga jam namanya paket prostitusi. Jangan-jangan negara ini pengelolaannya sudah ala prostitusi.”

Pada 29 September lalu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution telah mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II. Kali ini pemerintah hanya fokus pada upaya meningkatkan investasi, berbeda dengan paket sebelumnya yang meliputi banyak deregulasi.

Untuk menarik penanaman modal, terobosan kebijakan yang akan dilakukan adalah layanan cepat pemberian izin. Bentuknya berupa deregulasi dan debirokratisasi peraturan, baik penanaman modal dalam negeri maupun penanaman modal asing.

Pada kesempatan yang lain, Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal Franky Sibarani menegaskan, mulai kemarin, pemerintah menyiapkan aturan izin investasi yang diselesaikan dalam waktu tiga jam. Izin ini menghasilkan tiga produk, yakni izin prinsip, akte perusahaan, dan nomor pokok wajib pajak (NPWP). [il]

0 Response to "Andi Arief: Paket Jokowi Permudah Izin Investasi 3 Jam, Namanya "Paket Prostitusi""

Post a Comment