Pakar Politik AS: Jangan Karena Hanya berteriak “Allahu Akbar" Belum Tentu Mereka Adalah Seorang Muslim


Indoberita.co - SERANGAN di Paris, Prancis, mungkin bisa menjabat “operasi palsu,” sehingga AS & sekutunya dapat mengintensifkan kampanye pengeboman terhadap Suriah, kata seorang komentator politik.

Seorang saksi mengatakan kepada The Associated Press, seorang penembak berteriak “Allahu Akbar,” dikala mereka membantai puluhan pengunjung & penonton konser di Paris.

“Jangan cuma gara-gara seseorang bertolak mengatakan ‘Allahu Akbar,’ berarti mereka yaitu Muslim. Itu mungkin berarti satubuah kepalsuan,” ujar Edward Corrigan, Sabtu (14per11per2015).

“AS dan Prancis mungkin menyalahkan pemerintah Suriah atas serangan itu dan mulai membom Suriah tanpa pandang bulu,” kata Corrigan.

“Anda akan melihat berlimpah kerusakan infrastruktur; Anda akan mendapatkan berlimpah warga sipil tewas, mana kamu cenderung menuju untuk melihat reaksi berlebihan besar semacam yang kita lihat pada insiden 9per11. Pasti saja ini memberi orang amerika serikat dorongan buat menyerang Irak dan membasmi makin dari 1 juta warga Irak,” Corrigan menambahkan.

“pasti saja Irak tidak ada hubungannya dengan 9/11, melainkan itu tentu saja itu bagai asap dan kabut,” ujar Corrigan. [smperislampos]

Sumber :www.islampos.com

0 Response to "Pakar Politik AS: Jangan Karena Hanya berteriak “Allahu Akbar" Belum Tentu Mereka Adalah Seorang Muslim"

Post a Comment