Infeksi Zika Di Colombia Berlanjut, Diprediksi Mencapai 700 Ribu Kasus

Jakarta, Infeksi virus zika di Colombia sudah melewati angka 13.500 kasus. Di negara ini, infeksi yg ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti tersebut diperkirakan mulai mencapai 700.000 kasus.

“Kami memperkirakan ekspansi yg sama dengan yg kalian alami dengan chikungunya tahun lalu, yg berakhir di angka 600.000 hingga 700.000 kasus,” kata Menteri Kesehatan Colombia, Alejandro Gaviria seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/1/2016).

Colombia ketika ini menempati urutan kedua dengan masalah infeksi virus zika terbanyak setelah Brazil. Sebanyak 560 ibu hamil di negara tersebut termasuk yg terinfeksi, meskipun belum dilaporkan adanya perkara mikrosefali seperti yg terjadi di Brazil.

Pemerintah Colombia menganjurkan perempuan bagi menunda kehamilan hingga 6-8 bulan ke depan, bagi menghindari kemungkinan terinfeksi. Di Brazil peningkatan tajam jumlah perkara mikrosefali dan kerusakan otak terjadi menyusul outbreak virus zika baru-baru ini.

Baca juga: Bantuan Nyamuk Mutan Diturunkan bagi Versus Virus Zika di Brazil 

Pemerintah Brazil melaporkan bahwa peningkatan perkara mikrosefali masih berlanjut. Pada 16 Januari 2016, jumlah masalah mikrosefali sudah mencapai 3.893 kasus, meningkat dari 10 hari sebelumnya yg cuma 3.530 kasus.

Virus zika termasuk dalam keluarga flavavirus, masih berkerabat dengan virus dengue dan chikungunya. Ditularkan oleh nyamuk yg sama dengan virus dengue (DENV), infeksi virus zika (ZIKV) bersifat mild. Baru-baru ini saja, infeksi zika pada ibu hamil dikaitkan dengan risiko mikrosefali pada anak.

Baca juga: Muncul 5 Kasus Baru di Illinois dan Florida, AS ‘Dihantui’ Virus Zika (up/vit)
Sumber: http://health.detik.com



Sumber Artikel : Infeksi Zika Di Colombia Berlanjut, Diprediksi Mencapai 700 Ribu Kasus

0 Response to "Infeksi Zika Di Colombia Berlanjut, Diprediksi Mencapai 700 Ribu Kasus"

Post a Comment