Jakarta, Seringkali merasa gemas sendiri ketika melihat video bayi binatang yg lucu dan imut? Duuh rasanya ingin menggigit. Kenapa ya?
Kumpulan gambar ataupun video yg lucu, imut dan menggemaskan kerap diposting di internet. Ternyata yg suka banyak. Misalnya saja video bayi panda bersin yg bikin kaget ibunya. Video berdurasi 16 detik yg ditayangkan di YouTube itu, sudah dilihat sekitar 219 juta orang.
Bahkan dua tayangan di televisi membuat kompilasi video tingkah lucu para binatang. Soal ini, menurut ilmuwan, manusia secara naluriah memang tertarik pada fitur yg lucu menggemaskan. Fitur seperti bayi, di mana memiliki mata besar, pipi chubby, dahi besar dan wajah bulat biasanya membuat kebanyakan orang tertarik.
“Fitur-fitur ini sangat mendarah daging dan membuat kalian ingin merespons,” kata psikolog dari Yale, Oriana Aragon dikutip dari CNN, Kamis (21/1/2016).
Baca juga: Ini Sebabnya Ada Anak yg Mudah Atau Justru Sulit Dekat dengan Orang Lain
|
|
Nah, kadang kali binatang-binatang yg dianggap lucu memiliki fitur seperti itu: mata yg besar di kepala yg besar dengan badannya yg mungil. Karena itu, saat melihat binatang dengan fitur seperti itu, membuat dua orang melakukan reaksi yg sama dengan ketika berhadapan dengan bayi.
Ketika melihat video kucing yg lucu, sebagian orang mulai merasa terbuai. Penelitian menemukan pusat-pusat kesenangan di otak mulai lebih aktif saat seseorang melihat satu yg lucu. Penyebabnya adalah pelepasan dopamin di otak. Menurut peneliti, respons ini sama saat seseorang makan gula atau berhubungan seks.
“Ini adalah satu yg memberi kami kesenangan,” kata Aragon.
Namun sering saat melihat yg lucu-lucu, dua orang tergoda melakukan satu yg agresif seperti mencubit, menggigit, meremas atau menjambak. Nah, suatu kali Aragon dan timnya memamerkan sejumlah gambar binatang-binatang seperti gajah, bebek dan kucing dalam versi bayi dan dewasa. Para partisipan ini melihat gambar sembari memegang plastik bergelembung (bubble wrap pack). Ternyata saat melihat bayi binatang itu, para peserta memencet lebih banyak gelembung di plastik kemasan ketimbang saat melihat binatang tersebut dalam versi dewasa.
Baca juga: Wah, Artis Ini ‘Sulap’ Gambar Kreatif Anak-anak Jadi Boneka Sungguhan!
Diketahui perilaku agresif dan semi agresif dapat disebabkan oleh efek ‘high-positive’ dari emosi yg sangat positif, di mana ada perasaan hampir kehilangan kontrol. Karena itu sangat wajar seseorang gemas saat melihat satu yg lucu, tetapi jangan meluapkannya berlebihan.
Terkait gambar lucu menggemaskan, di Jepang juga pernah digelar studi. Peserta ternyata memiliki konsentrasi yg lebih tinggi pada tugas-tugasnya setelah melihat gambar hewan lucu dibandingkan setelah melihat gambar makanan atau foto yang lain yg tak lucu. Hmm, saat produktivitas kerja menurun, mampu dicoba meningkatkan semangat dengan melihat foto yg lucu menggemaskan buat sesaat.
(vit/up)
Sumber: http://health.detik.com
0 Response to "Gemas Dan Ingin Menggigit Saat Nonton Video Binatang Lucu? Ini Alasannya"
Post a Comment